Natasha Beresford
Berita Selebritis

Juara Kontes Kecantikan Tanpa Makeup Pertama di Dunia

Pertama di dunia, Miss England mengadakan kontes kecantikan tanpa makeup. Biasanya kontes kecantikan akan diisi oleh sebagian kandidat yang sudah menawan, melainkan konsisten semestinya memiliki kesiapan sebelum tampil seperti mengaplikasikan makeup, supaya tampil lebih mengagumkan.

Dilansir dari New York Post, Natasha Beresford dinobatkan sebagai Miss London 2023. Mengenakan gaun renda putih mencolok dari merek gaun pengantin karya Shikoba Bride, perawat gigi ini menaklukkan 18 wanita lainnya untuk memperebutkan gelar yang didambakan pekan lalu parlay bola dan akan maju untuk berkompetisi dengan mahkota Miss England akhir tahun ini.

Selain menawan natural, kepribadian juga menjadi tolak ukur juara kontes ini. Penasaran seperti apa sosok Natasha Beresford? Yuk, simak di bawah ini!

BAca juga:

Putri Ariani, Ungkap Pesan Yang Disampaikan Simon Cowell

Deretan Seniman Tajir RI yang Menetap di Luar Negeri

1. Profil Natasha Beresford

Natasha Beresford, seorang perawat gigi di sebuah praktik swasta. Sejak dua tahun lalu, ia pindah ke London untuk bekerja di Rumah Sakit Gigi Royal London di departemen Project Tooth Fairy. Ia merupakan seorang perawat umum yang merawat buah hati-buah hati kecil dengan anestesi umum untuk mengatasi rasa sakit dikala ke dokter gigi.

Melewati kontes Miss England 2023 dengan posisi kecantikan tanpa makeup ini, Natasha kapabel menggeser 18 kontestan lain dan berhasil menerima gelar yang benar-benar didambakan. Meski kontestan pada tahun-tahun sebelumnya dipinta untuk mengirimkan foto diri mereka sendiri tanpa saringan, kosmetika atau mengaplikasikan perangkat edit foto sebagai bagian dari persyaratan persaingan, kontestan kontes tahun ini malah dilarang mengaplikasikan lip gloss.

Dikutip dari Daily Mail, “Aku benar-benar bersuka ria terpilih sebagai Miss London. Semua finalis benar-benar menawan dan benar-benar inspiratif, jadi merupakan suatu kehormatan untuk terpilih,” ujar Natasha Beresford. Pihak penyelenggara mengatakan konsep hal yang demikian bertujuan untuk memberdayakan perempuan, meningkatkan kepercayaan diri, dan mempromosikan citra tubuh yang lebih realistis sebab berkonsentrasi pada penampilan natural.

“Aku merasa profesi saya benar-benar berguna, selama bertahun-tahun saya bekerja di NHS, serta praktik gigi swasta dan perawatan darurat,” kata Natasha dikutip dari Daily Mail.

“Kedepannya saya berharap melakukan pelatihan lebih lanjut di bidang radiografi gigi dan pendidikan kesehatan mulut.”

2. Bahagia Mengabdi Terhadap Masyarakat

Selain memiliki kecantikan yang natural, Natasha juga memiliki hati yang menawan. Sebagai seorang perawat gigi, ia sering kali mencontoh sebagian acara sebagai sukarelawan dalam pengabdian ke masyarakat.

Tahun lalu, ia melakukan perjalanan ke Uganda untuk menjadi sukarelawan di Dentaid, sebuah badan amal yang menyediakan perawatan gigi bagi orang-orang yang mengalami tunawisma, penyintas kekerasan, pengungsi, dan komunitas lain yang membutuhkan. Ia memberikan perawatan terhadap lebih dari 1.300 pasien. Sekarang, Natasha bekerja di sebuah praktik swasta, serta memiliki cita-cita untuk mengejar mimpinya di dunia rontgen gigi dan pendidikan kesehatan mulut.