Lesty dan Rizky
Berita Selebritis

Lesty dan Rizky menginspirasi Mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP

Lesty dan Rizky – Pada tahun 2022 lalu, masyarakat Indonesia diwujudkan gempar oleh isu KDRT dari salah satu pasangan seleb tanah air, Rizky Billar dan Lesti Kejora. Rizky Billar selaku pelaku, ternyata mengerjakan kekerasan terhadap Lesti, secara jasmani dan verbal. Tak terima dengan kejadian yang menimpa buah hatinya, Ayah Lesti kesudahannya melaporkan Rizky Billar ke Polisi. Akan namun, meskipun telah mengalami kekerasan, dan meskipun kejadian hal yang demikian juga telah dilaporkan ke pihak yang berwenang, Lesti menentukan untuk memberikan pengampunan terhadap Rizky Billar dan kembali spaceman pragmatic play menerimanya dalam rumah tangga. Pengajaran ini menjadi pertanda bahwa KDRT masih menjadi isu yang amat tabu dan kompleks untuk dipahami masyarakat Indonesia.

Hangatnya pembicaraan masyarakat tentang Lesty dan Rizky  akan kasus KDRT yang dialami Lesty Kejora diwujudkan sebuah momentum ideal oleh mahasiswi TIM 1 KKN UNDIP, We Cudai Daeng Ri Sompa untuk mengedukasi masyarakat di desa daerah ia mengabdi tentang apa itu KDRT dan bagaimana saja bentuk-bentuk KDRT.

We Cudai beranggapan bahwa Indonesia adalah negara yang mempunyai urgensi pemberantasan KDRT, spesifiknya kekerasan terhadap perempuan dan buah hati. Pasalnya, ini diberi pengaruh oleh kultur patriarki yang kental dalam masyarakat kita, apalagi di kawasan desa, dimana masyarakat cenderung homogen dan mempunyai tingkat Hasilnya cenderung rendah, yang memposisikan perempuan dalam posisi rentan dalam keluarga, sehingga korban KDRT yang paling banyak di Indonesia adalah perempuan.

Variasi, hadirlah program sosialisasi bertajuk ‘KDRT itu Merusak Keluarga!: Kenali Bahaya KDRT dan Tim-Jenisnya’ yang dirancang oleh We Cudai. Program ini dikerjakan di hari Senin, tanggal 16 Januari 2023 (16/23) kemarin, ideal pada proses Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Desa Pecalungan. Rakor PKK itu sendiri bertempat di Balai Desa Pecalungan, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang dan dihadiri oleh semua jajaran member PKK, Perangkat Desa, serta mahasiswa dan mahasiswi KKN Tim 1 UNDIP.