biodata Elkan Baggott
Biodata Atlet

Profil Elkan Baggott, Bintang Timnas Indonesia, Kelahiran Thailand, Bersinar di Liga Inggris

Elkan Baggott sukses menunjukkan sinarnya bersama Gillingham di kompetisi sepak bola Inggris. Bek Timnas Indonesia menjadi pemain Tanah Air serba pertama di kompetisi profesional Negeri Ratu Elizabeth.

Rekor pertama yang dicetak Baggott adalah menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di Piala FA dan Carabao Cup. Baggott juga menjadi pemain Indonesia pertama yang menghadapi klub Premier League di kompetisi resmi.

Gillingham FC tampil heroik pada laga ronde ketiga Carabao Cup 2022/2023. Mereka mengalahkan Brentford melalui babak adu tendangan penalti.

Di usianya yang masih 20 tahun, prestasi-prestasi seperti di spaceman gacor atas tentu sangat baik bagi Elkan Baggott. Ia sedang ada di jalur yang tepat untuk menjadi pemain yang lebih baik, atau bahkan menjadi legenda sepak bola Indonesia di masa depan.

Lahir di Thailand

Elkan Baggott memiliki latar belakang keluarga yang menarik. Baggott merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir di Thailand.

Ibu kandungnya berasal dari Indonesia, sementara ayahnya dari Inggris. Meski lahir Thailand, Elkan Baggott sebenarnya tak pernah tinggal di Thailand.

Ia lebih banyak menghabiskan masa kecilnya di Inggris. Baggott kemudian merintis karier bersama skuad akademi sepak bola Ipswich Town sejak 2017.

Baggott sampai saat ini masih terdaftar sebagai pemain Ipswich. Namun, ia dipinjamkan ke klub League Two Inggris, Gillingham FC.

Pilih Indonesia

Lahir di Thailand, dan memiliki garis keturunan Inggris membuat Elkan Baggott memiliki opsi untuk membela beberapa negara yakni Indonesia, Inggris, dan Thailand.

Namun, Baggott dengan yakin memutuskan untuk membela Timnas Indonesia. Baggott pun bangga bisa mewakili negara asal sang ibunda.

Baggott pun memiliki satu alasan lain memilih Timnas Indonesia. Militansi suporter sepak bola Tanah Air membuat Baggott terpukau.

“Saya bangga merepresentasikan negara keluarga saya Indonesia. Kedua ya karena fans yang membuat saya merasa seperti berada di rumah sendiri,” katanya belum lama ini.

Bukan Naturalisasi

Status Elkan Baggott bukan pemain naturalisasi. Sebab, ia memilih untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) di usia yang masih di bawah 20 tahun.

Ia pun sudah memegang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia, usai melakukan proses pembuatan pada 9 November 2021.

Baggott menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada 16 November 2021. Saat itu itu Baggott diturunkan dalam laga uji coba melawan Afganistan.

Sejauh ini Elkan Baggott sudah mencatatkan 12 caps bersama Timnas Indonesia. Pemilik tinggi 194 cm itu pun sudah mencetak dua gol untuk Tim Merah-Putih.

Bisa Bermain di Premier League?

Elkan Baggott saat ini bermain di liga level keempat di Inggris bersama Gillingham. Dengan usianya yang masih sangat muda, Baggott tentu diharapkan bisa bermain di level lebih tinggi di sepak bola Inggris, terutama di Premier League.

Peluang Baggott untuk bermain di Premier League belum tertutup. Premier League memang ketat untuk urusan pemain asing.

Hanya pemain dari negara peringkat 50 FIFA atau yang lebih baik yang bisa bermain di liga yang disebut paling bergengsi di dunia itu.

Namun, ada aturan lain yang bisa meringankan Elkan Baggott. Yakni statusnya sebagai pemain home grown di Inggris.

Diketahui, Baggott sudah dikontrak Ipswich Town sejak tahun 2019 atau sejak usianya masih 17 tahun. Kini ia sudah tiga tahun di klub tersebut. Status home grown otomatis didapatkan Baggott.

Elkan William Tio Baggott (lahir 23 Oktober 2002) adalah seorang pemain sepak bola profesional berkewarganegaraan Indonesia yang bermain sebagai bek tengah untuk Cheltenham Town di EFL League One dan tim nasional Indonesia.

Lahir di Thailand dan dibesarkan di Inggris, Baggott lebih memilih untuk mewakili negara ibunya Indonesia, tempat ia pertama kali belajar bermain sepak bola sejak kecil.

Kehidupan pribadi

Baggott lahir di Bangkok, Thailand, dari seorang ibu berkebangsaan Indonesia bermarga Tio (張) dan ayah berkebangsaan Inggris, Roland Baggott. Ia menghabiskan masa kecilnya di Thailand, sebelum keluarganya pindah ke Indonesia pada tahun 2008. Selama di Indonesia, Baggot menghabiskan masa pendidikannya di British School Jakarta (sebelumnya bernama British International School of Jakarta). Dia belajar bermain sepak bola di sekolah sepak bola di Jakarta dan diangkat sebagai kapten untuk tim British International School. Ia dan keluarganya akhirnya memutuskan untuk menetap di Inggris pada tahun 2011.

Karier klub[sunting

Ipswich Town

Setelah bergabung dengan Ipswich Town dengan beasiswa dua tahun pada tahun 2019, Baggott melakukan debut seniornya untuk klub pada 6 Oktober 2020 dengan kemenangan 2-0 atas Gillingham di Piala EFL. Pada 28 Januari 2021, Baggott menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan Ipswich, menandatangani kontrak dua setengah tahun dengan opsi perpanjangan tahun tambahan. Pada 16 April 2022, dia menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain di liga profesional di Inggris saat debutnya dengan Ipswich Town di EFL League One melawan Rotherham United. Pada 16 Juni 2022, Ipswich Town resmi memperpanjang kontrak Baggott hingga 2025, dengan opsi perpanjangan tambahan selama 12 bulan.

King’s Lynn Town

Pada 22 Maret 2021, Baggott bergabung dengan tim Liga Nasional Inggris, King’s Lynn Town, dengan status pinjaman pemuda selama sisa musim 2020-21.

Pada 8 Juli 2022, Baggott resmi bergabung dengan Gillingham dengan status pinjaman dari Ipswich Town. Baggott akan bermain bersama Gillingham di EFL League Two dengan kesepakatan pinjaman selama satu musim.[13][14] Dia melakukan debut liga untuk klub pada 30 Juli 2022 dengan hasil kekalahan tandang 2-0 dari AFC Wimbledon. Pada 15 Oktober 2022, Baggott mencetak gol pertamanya untuk Gillingham saat melawan Stevenage.

Cheltenham Town

Pada Januari 2023, Baggott ditarik kembali dari masa pinjamannya di Gillingham dan bergabung dengan klub League One Cheltenham Town dengan status pinjaman hingga akhir musim.

Baca Juga : https://www.mairiederabat.com/biografi-dan-profil-lengkap-iwan-fals-musisi-legendaris-indonesia/