The Acolyte
Berita Selebritis,  News

Sederet Fakta Menarik di Balik Pembuatan Serial Star Wars: The Acolyte

Star Wars: The Acolyte mengisahkan sebuah investigasi https://cityservetrivalley.org/ terhadap kejahatan beruntun, mengadu seorang Jedi Master yang dihormati dengan seorang pejuang beresiko berasal dari jaman lalunya. Ketika makin banyak petunjuk muncul, mereka menempuh jalur gelap di mana kebolehan jahat mengutarakan bahwa seutuhnya tidak layaknya yang terlihat. Serial live-action bergenre thriller misteri ini bakal mengajak pemirsa ke di dalam daerah abu-abu berasal dari berbagai tema universal, layaknya kekuasaan, benar dan salah, terang dan gelap. Simak lebih lanjut sederet fakta menarik berasal dari serial Star Wars: The Acolyte tersebut ini:

1. Dipenuhi Bintang Ternama

Star Wars: The Acolyte melibatkan aktor papan atas asal Korea Selatan, Lee Jung Jae yang memenangkan piala Golden Globe untuk Best Television Actor–Drama Series. Dia berperan sebagai Master Sol, pusat berasal dari konflik cerita serial ini. Selain itu, serial ini termasuk dibintangi Amandla Stenberg sebagai Mae Aniseya, Manny Jacinto sebagai Qimir, Dafne Keen sebagai Jecki, Charlie Barnett sebagai Yord, Jodie Turner-Smith sebagai Mother Aniseya, Rebecca Henderson sebagai Vernestra Rwoh, Dean-Charles Chapman sebagai Master Torbin, Joonas Suotamo sebagai Kelnacca, dan Carrie-Anne Moss sebagai Master Indara.

2. Mengedepankan visual, koreografi, dan penggambaran jaman kejayaan Jedi

Serial ini menampilkan galaksi serta jaman puncak kejayaan Jedi, yang belum pernah diperlihatkan di dalam live-action Star Wars lainnya. Warna menjadi kunci visual utama untuk mencerminkan jaman kejayaan tersebut, sekaligus menggambarkan motivasi samar-samar berasal dari para cii-ciri dibandingkan stratifikasi yang sadar pada kebaikan dan kejahatan, yang banyak ditunjukkan di dalam berbagai proyek Star Wars. Star Wars: The Acolyte. Dok. Disney+ Hotstar Indonesia Elemen koreografi pun termasuk banyak ditampilkan, layaknya seni bela diri, pertarungan dengan tangan kosong dan senjata untuk menguatkan adegan aksi berasal dari para karakter.

3. Libatkan mastermind di balik film Star Wars: The Rise of Skywalker

Kevin Jenkins, yang termasuk mengerjakan desain mengolah untuk Star Wars: The Rise of Skywalker, berusaha membangun berbagai dunia baru untuk The Acolyte, yang berlatar kala 100 tahun sebelum live-action Star Wars lainnya. Kevin termasuk menciptakan versi galaksi yang lebih tua dan damai daripada yang kebanyakan ditunjukkan di dalam Star Wars sejauh ini. Ia berusaha mengembangkan bhs visualnya sendiri dan berkhayal ulang segalanya, layaknya desain pesawat luar angkasa hingga tipe lampu yang digunakan di dalam interior.

Baca Juga: Profil Taylor Swift, Perjalanan Karier Bintang Pop Internasional

4. Gunakan referensi tone berasal dari film yang berbeda-beda

Leslye Headland mengutarakan bahwa ia terinspirasi berasal dari berbagai film, layaknya Kill Bill, Frozen, Crouching Tiger, Hidden Dragon dan film seni bela diri Wuxia lainnya. “Bagi saya, Star Wars tetap tentang bagian keluarga dengan keyakinan yang berlawanan dan drama yang keluar dikarenakan perihal tersebut. Saat mengerjakan The Acolyte, aku mengambil alih gagasan berasal dari tempat yang memperlihatkan dinamika keluarga sambil menikmati tontonan,” ungkap Leslye Headland.

5. Scoring dan musik ditunaikan oleh pemenang Oscar

Michael Abels adalah sosok di balik scoring Get Out, film pemenang piala Oscar tahun 2017 sekaligus pemenang berasal dari World Soundtrack Award untuk film Us. Ia terlibat di dalam pengerjaan scoring dan musik yang dinamis untuk serial ini. Ia jadi tertantang untuk menyeimbangkan warisan score berasal dari Star Wars dengan suatu hal yang baru. “Ada kala di mana musiknya terdengar khas Star Wars, agar jadi hidup dengan semua galaksi. Dan ada kalanya Anda lihat hal-hal yang belum pernah kami lihat di film atau acara lain. Memang semestinya jadi layaknya itu. Ada saat-saat yang jadi familiar, ada pula yang jadi asing, dan ini sesungguhnya disengaja. Jadi kami jadi mengerjakan bagian mana yang bakal berada terhadap satu segi spektrum atau segi lainnya,” kata Michael Abels.

Serial Star Wars: The Acolyte berasal dari Lucasfilm ini tayang terhadap Rabu, 5 Juni 2024 dengan dua episode pertama, secara eksklusif di Disney+ Hotstar. Berdasarkan Star Wars karya George Lucas, Star Wars: The Acolyte diciptakan oleh Leslye Headland, yang termasuk berperan sebagai produser eksekutif dan sutradara untuk sebagian episode serial ini.